Monday, May 1, 2017

menulis sebuah essai


 Dari beberapa info yang saya dapatkan hasilnya seperti ini kawan :

1. Menentukan tema atau topik
Bila topik telah ditentukan, Anda mungkin tidak lagi memiliki kebebasan untuk memilih. Namun demikian, bukan berarti Anda siap untuk menuju langkah berikutnya. Pikirkan terlebih dahulu tipe naskah yang akan Anda tulis. Apakah berupa tinjauan umum, atau analisis topik secara khusus? Jika hanya merupakan tinjauan umum, Anda dapat langsung menuju ke langkah berikutnya. Tapi bila Anda ingin melakukan analisis khusus, topik Anda harus benar-benar spesifik. Jika topik masih terlalu umum, Anda dapat mempersempit topik. Sebagai contoh, topik tentang “Indonesia” adalah satu topik yang masih sangat umum. Jika tujuan Anda menulis adalah menyampaikan gambaran umum (overview) tentang Indonesia, maka topik ini sudah tepat. Namun bila Anda ingin membuat analisis singkat, Anda dapat mempersempit topik ini menjadi “Kekayaan Budaya Indonesia” atau “Situasi Politik di Indonesia.” Setelah yakin akan apa yang akan ditulis, Anda bisa melanjutkan ke langkah berikutnya. Bila topik belum ditentukan, tugas Anda jauh lebih berat. Di sisi lain, sebenarnya Anda memiliki kebebasan memilih topik yang Anda sukai, sehingga bisa membuat esai Anda jauh lebih kuat dan berkarakter.

2. Membuat outline atau garis besar ide-ide yang akan kita bahas
membuat kerangka pemikiran dari ide ide yang akan kita bahas membantu pembaca mengetahui alur pembahsan kita. kan percuma juga membuat essay tetapi yang membaca tidak paham.

3. Menuliskan pendapat kita sebagai penulisnya dengan kalimat yang singkat dan jelas
menyampaikan pendapat dengan singkat, padat dan jelas sangat penting, karena sipembaca pasti akan bosan dengan bahasa yang njlimet dan bertele tele.

4. Menulis tubuh esai; memulai dengan memilah poin-poin penting yang akan dibahas, kemudian buatlah beberapa subtema pembahasan agar lebih memudahkan pembaca untuk memahami maksud dari gagasan kita sebagai penulisnya, selanjutnya kita harus mengembangkan subtema yang telah kita buat sebelumnya.

5. Membuat paragraf pertama yang sifatnya sebagai pendahuluan.
Itu sebabnya, yang akan kita tulis itu harus merupakan alasan atau latar belakang alasan kita menulis esai tersebut. tapi jangan langsung sampai kepada pembahasan inti, buatlah pembaca penasaran dengan apa yang kita tulis

6. Menuliskan kesimpulan.
Ini penting karena untuk membentuk opini pembaca kita harus memberikan kesimpulan pendapat dari gagasan kita sebagai penulisnya. Karena memang tugas penulis esai adalah seperti itu. Berbeda dengan penulis berita di media massa yang seharusnya (memang) bersikap netral.

7. Jangan lupa untuk memberikan sentuhan akhir pada tulisan kita agar pembaca merasa bisa mengambil manfaat dari apa yang kita tulis tersebut dengan mudah dan sistematis sehingga membentuk kerangka berpikir mereka secara utuh.




semoga bermanfaat :D

Menjadi Manusia Indonesia Seutuhnya


 “Kami menggoyangkan langit, menggempakan darat, dan menggelorakan samudera agar tidak jadi bangsa yang hidup hanya dari 2 ½ sen sehari. Bangsa yang kerja keras, bukan bangsa tempe, bukan bangsa kuli. Bangsa yang rela menderita demi pembelian cita-cita”
Sukarno

Bembahasan ini kita mulai dengan pertanyaan, siapakah manusia Indonesia itu? apakah manusia yang lahir atau tinggal di Indonesia? apakah manusia yang selalu berbahasa Indonesia? apakah mereka yang ber-KTP Indonesia?apakah mereka yang selalu berpose hormat ketika merah putih dikibarkan? ataukah mereka yang fasih memnyanyikan lagu Indonesia raya? atau yang hafal pancasila diluar kepala? setidaknya itulah pertanyaan pertanyaan yang muncul ketika wacana seperti judul diatas dikumandangkan.

Apresiasi patut saya berikan kepada steering comitee (SC) Pengenalan Budaya Akademik Kampus (PBAK) 2017 IAIN Pekalongan tulisan ini bukan bermaksud untuk melancangi (baca dulu sampai akhir gan). namun pada tulisan ini saya sedikit ingin menelisik tema tersebut.

Bila ditelaah dari ilmu filologi istilah "Menjadi Manusia Indonesia Seutuhnya" merupakan kompleksitas dari dua kata pokok yaitu Manusia dan Indonesia dan dua kata penunjang yaitu Menjadi dan Seutuhnya. kata menjadi dapat diartikan sebagai "suatu usaha untuk menuju yang diinginkan" sedangkan kata seutuhnya dapat diartikan sebagai pembentukan sesuatu yang "konkret positif", sampai disini kita simpan dulu pengertian dari dua kata penunjang tersebut.

Sekarang tinggal-lah dua kata pokok yaitu manusia dan Indonesia. "Manusia" istilah ini sangat luas dan dapat ditinjau dari berbagai kajian ilmu pengetahuan. singkatnya, Manusia adalah persatuan antara yang Immaterial (Jiwa) dan material (Jasad) yang diberkahi oleh tuhan dengan berbagai fasilitas untuk menunjang kodratnya sebagai khalifah dibumi. "Indonesia" sebuah negara? bangsa? atau kedaulatan?. Idonesia sebagai apapun itu terbentuk bukan serta merta ada, tapi memang nyata ada. jika hendak ditinjau secara historis akan menemukan sebuah dinamika pembentukan Indonesia yang diwarnai dengan berbagai kompleksitas. Jika ditinjau dari segi geografis maka akan menemukan hasil yang berbeda lagi. Disinilah salah satu fungsi kata Penunjang "seutuhnya" yaitu untuk membantu merumuskan makna Indonesia yang berarti Indonesia secara bulat. pemaknaan seutuhnya akan memiliki fungsi lain bila digabungkan dengan tiga kalimat lainnya. Sebuah retorika bahasan yang sangat fleksibel sebagai wacana yang memang patut diangkat menjadi sebuah Tema.

Menjadi Manusia Indonesia Seutuhnya jika hendak dipahami secara keseluruhan setelah kita telisik secara linguistika, akan menghasilkan pengertian "Suatu Usaha untuk menuju hakikat manusia indonesia secara utuh, bulat dan positif. mengapa "suatu usaha untuk menuju?" disinilah bukti kesadaran akan telah pudarnya cita, rasa, karsa dan karya sebagai buah kebudayaan nasionalisme manusia indonesia hari ini. dari tema tersebut akan sangat menarik bila dijadikan sebuah karya tulis, sebagaimana persyaratan untuk ikut berpartisipasi menjadi panitia PBAK salah satunya ialah membuat Essay dengan tema tersebut. semoga pengertian "Suatu Usaha untuk menuju hakikat manusia indonesia secara utuh, bulat dan positif" bisa membantu teman teman yang kesulitan menentukan judul sebagai refrensi, dengan harapan mempermudah teman-teman dalam menemukan turunan dari tema tersebut untuk dibahas.

Rekomendasi dari saya bagi yang ingin berpartisipasi atau sekedar ingin menulis mengenai tema tersebut bisa menggunakan turunan ilmu filsafat diantaranya: meninjau dari segi prikologi manusia indonesia yang diharapkan seperti apa? atau mungkin membahas secara antropologis rancangan hubungan manusia dengan lingkunganya indonesia, atau mungin bisa menggunakan sudutpandang aksiologis, metafisika dan teologis, epistemologis atau mungkin filsafat kebudayaannya, pasti akan menjadi bahasan yang menarik, sekian :D

bagi yang masih bingung gimana cara membuat essai bisa lihat disini

demikian semoga bermanfaat :* :*

Search This Blog

Followers